Balada Panser Tua TNI dan Kemacetan Ibu Kota
detikcom - 1 jam 52 menit lalu
imbas kekurangan dana TNI untuk pemeliharaan alat-alat persenjataannya, ternyata tidak hanya dirasakan di medan latihan, di perbatasan, atau di lautan lepas. Kemarin malam, akibat sebuah panser milik Marinir ngadat di jalan tol, ribuan warga Jakarta terjebak kemacetan parah berjam-jam.
(1).Iring-iringan panser tersebut terpaksa berhenti di Km 2 Tol Jagorawi dari Arah Cawang, Selasa (9/2/2010), mulai pukul 16.30 WIB, dan baru berhasil dievakuasi pukul 20.55 WIB. Kemacetan di ruas tol dalam kota dan Jagorawi pun menggila.
Pihak Marinir sendiri membantah panser tersebut mogok. "Hanya pendinginan mesin saja," ujar Kadispen Marinir Letkol Said Latuconsina pada detikcom kemarin malam.
Alat-alat perang ini memang kurang dana untuk pemeliharaan. Tahun ini, TNI AL mendapat kucuran anggaran sekitar Rp 6,3 triliun untuk tahun anggaran 2010. 60 persen dari anggaran itu akan digunakan untuk kesejahteraan prajurit.(2). Hanya 40 persen yang digunakan untuk pemeliharaan dan pembelian alutsista baru. Tentunya jumlah ini jauh dari cukup.
Secara bergurau, Dirjen Sarana Pertahanan (Ranahan) Kementerian Pertahanan Laksda Gunadi, pernah menyatakan keprihatinannya pada peralatan lapis baja milik TNI. Diungkapkannya hanya fisik kendaraan saja yang gagah dan mengkilat. Saat dinyalakan, raungan suaranya mengalahkan kecepatannya.
"Karena kekurangan biaya, belinya bukan sparepart tapi semir dan oli, biar mengkilat," canda jenderal bintang dua ini.
Masih untung kendaraan lapis baja tersebut ngadat saat di Jalan tol, bayangkan jika ngadat saat melakukan operasi amfibi dari tengah laut. Akan berapa jumlah prajurit yang gugur sia-sia.
Negara ini sudah terlalu sering berduka akibat kehilangan para prajuritnya. Bukan karena bertempur, tapi karena kecelakaan akibat alutsista yang sudah tua.
Pencalonan Piala Dunia 2012
PSSI Pasrah pada FIFA
Jakarta, 9 Pebruari 2010 00:24
PSSI akan pasrah pada keputusan Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) soal bidding (pencalonan) tuan rumah Piala Dunia 2022, menyusul belum adanya dukungan Pemerintah Indonesia.
(1)."PSSI sendiri tidak mundur dari pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2022," tegas Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes di Jakarta, Senin (8/2).
(2).Menurutnya, sesuai persyaratan menjadi calon tuan rumah Piala Dunia, PSSI harus menyerahkan surat dukungan pemerintah dan sudah harus menyerahkannya ke FIFA paling lambat 9 Februari 2010. "Komite Bidding PSSI sudah bekerja dengan sejumlah departemen terkait. Keputusan bidding ini selanjutnya akan diumumkan FIFA pada bulan Mei setelah surat dukungan itu masuk," katanya.
Namun, pemerintah hingga saat ini belum secara resmi memberikan surat dukungan untuk pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 tersebut. "Memang ini adalah kesempatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah turnamen terbesar sepak bola dunia, suatu cabang olahraga yang digemari di Tanah Air ini," katanya.
Pesaing Indonesia untuk pencalonan tuan rumah Piala Dunia itu, terdiri dari Australia, Inggris, Jepang, Meksiko, Amerika Serikat, Qatar, dan Korea Selatan.
FIFA akan mengumumkan secara bersamaan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022. [EL, Ant]
Sumber : http://www.gatra.com/2010-02-10/artikel.php?id=134734
Futsal Asia Terancam Batal Digelar di Jakarta
Jakarta (ANTARA) – (1).Penyelenggaraan kualifikasi futsal Asia zona ASEAN terancam batal dilaksanakan di Gedung Tenis Indoor, Jakarta, pada 20-25 Februari, karena lapangan futsal yang akan digunakan belum memenuhi standar internasional.
(2).Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Kualifikasi Piala Asia Futsal 2010 zona ASEAN, Andi Zamzami di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya berusaha memenuhi standar lapangan futsal untuk event internasional ini.
Untuk kejuaraan internasional dibutuhkan panjang lapangan 38 hingga 42 meter sedangkan untuk lebar lapangan 18 hingga 25 meter. Sementara penyelenggara agak kesulitan menempatkan gawang.
Jika lapangan di Hall Tennis Indoor tak bisa memenuhi standar untuk event internasional ini, menurut dia, pihaknya akan mencari alternatif lokasi lain. Kabarnya, panitia mempersiapkan arena di Yogyakarta.
Untuk ajang ini, Indonesia akan masuk grup A bersama Australia dan Myanmar. Sementara di grup B bercokol Malaysia, Vietnam, Filipina dan Kamboja. Hanya tiga tim yang lolos dari zona ASEAN ini yang akan berlangsung di Indonesia ini.
Sumber: http://id.news.yahoo.com/antr/20100209/tsp-futsal-asia-terancam-batal-digelar-d-424bac1.html
Bandeng Mulai Ramai di Rawa Belong
JAKARTA, KOMPAS.com –(1). Menyambut Imlek 2561, sepanjang jalan di sekitar Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat, bakal dipadati pedagang ikan bandeng mulai Rabu (9/2/2010) ini. Kawasan ini dikenal sebagai tempat penjualan bandeng Imlek.
(2).Sejumlah pedagang bandeng, Selasa (9/2/2010), sudah menyiapkan lapak untuk berjualan. Ada pula pedagang yang sudah menata ikan bandeng dagangan mereka.
"Baru boleh dagang besok (hari ini). Paling jam tiga pagi sudah ada yang beli. Ini kebetulan stok dagangan dari pasar aja," kata Bang Ibad, seorang pedagang ikan bandeng.
Rencananya ada 30 pedagang ikan bandeng yang akan berjualan di Pasar Rawa Belong dan sekitarnya. Mereka dikoordinasi oleh ketua RW setempat. Menurut Haji Abdul Chair, Ketua RW 03 Rawa Belong selaku koordinator pedagang, penjualan bandeng akan berlangsung Rabu sampai Sabtu ini.
"Kalau sepuluh tahun lalu, dagang di sini cuma tiga hari. Tapi, karena belakangan H-1 Imlek masih ramai, akhirnya disepakati empat hari," kata Abdul Chair. Para pedagang musiman itu berjualan dari pagi hari hingga tengah malam.
Meski menyambut Imlek, pembeli dari etnis Tionghoa hanya beberapa orang saja. "Di sini yang dagang 70 persen pedagang musiman dan yang beli justru mayoritas orang Betawi. Bagi orang Betawi bandeng Imlek seperti tradisi, kan budaya Betawi ada pengaruh dari sono juga (China)," kata Abdul Chair yang mengaku besar di Rawa Belong.
Zaini, seorang pedagang, mendapatkan ikan bandeng dari Muara Baru dan Muara Angke, Jakarta Utara. "Biasanya bandeng Imlek ukuran gedean. Harga sekilonya Rp 30.000-Rp 40:000," kata Zaini yang sehari-hari sebagai berjualan kembang di Pasar Rawa Belong.
Sementara itu, pasaran ikan bandeng di Pancoran, Glodok, masih sepi. "Mungkin hari Kamis atau Jumat ini akan ramai," ujar pedagang ikan, Okib.
Dia mengatakan, umumnya saat gong xi fa cai atau Imlek, pembeli mencari bandeng dengan ukuran 3-4 kg. Namun, karena permintaan belum ramai, bandeng-bandeng yang kini dijajakan di Pasar Pancoran berukuran 6 ons hingga 2 kg.
Menurut kepercayaan orang Tionghoa, bandeng yang terkenal berduri banyak ini disajikan kepada lelulur dengan harapan mendapat rezeki yang lebih baik dibandingkan tahun lalu.
Sumber. http://megapolitan.kompas.com/read/2010/02/10/09374480/Bandeng.Mulai.Ramai.di.Rawa.Belong
Suporter Persik Tewas Terinjak-injak
Kediri (ANTARA) –(1). Suporter Persik Kediri tewas terinjak-injak penonton lainnya setelah terjatuh dari atas tribun Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, saat menyaksikan timnya bertanding melawan Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia, Selasa sore.
Hingga kini identitas korban belum diketahui. Menurut dr. Fauzan, tim kesehatan Persik, pria nahas tersebut mengalami pendarahan pada bagian dalam tubuhnya. Ia memperkirakan, korban sempat terinjak-injak oleh para penonton lain sebelum tewas.
"Ia mengalami luka serius pada bagian dalam tubuhnya. (2).Kemungkinan ia sempat terinjak-injak penonton lainnya," katanya usai pertandingan.
Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran, Kediri karena kondisinya saat itu kritis. Namun, setelah tiba di rumah sakit, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Ia juga mengaku, tidak mendapatkan identitas korban. Bahkan, di saku korban juga tidak ditemukan alamat atau kartu identitas lainnya sehingga cukup sulit untuk menghubungi pihak keluarga. Panitia pelaksana pertandingan Persik pun kemudian menyerahkan kasus itu kepada pihak kepolisian.
Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, saat pertandingan kedua kesebelasan berlangsung, korban tidak mau diatur. Berkali-kali, petugas mengingatkan agar turun dari atas tribun, namun korban tidak menghiraukannya.
Bahkan, petugas mendapati mulut korban berbau alkohol, sehingga dipastikan korban dalam kondisi sedang mabuk berat saat menonton pertandingan yang berkesudahan 1-3 untuk kemenangan tim tamu itu.
Selain seorang suporter yang tewas, empat suporter lainnya juga mengalami luka-luka. Mereka masih menjalani perawatan di RSUD Gambiran.
Pertandingan antara Persik dan Persib menyedot animo penonton yang sangat luar biasa. Stadion yang semestinya hanya dapat menampung 15 ribu penonton, ternyata yang datang mencapai sekitar 20-23 ribu penonton. Penonton pun meluber hingga pagar pembatas antara tribun dengan lapangan.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persik, Bambang Sumarjono, menyesalkan sikap suporter yang dinilainya sulit diatur. Bahkan, akibat kejadian itu, beberapa bagian Stadion Brawijaya mengalami kerusakan.
Lima pintu masuk Stadion Brawijaya rusak rusak akibat ulah penonton. Sementara satu titik lampu stadion rusak akibat tersambar petir. "Kami masih menghitung jumlah kerugian akibat kerusakan beberapa fasilitas," kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri itu.
Tingginya minat penonton untuk datang ke Stadion Brawijaya itu karena bersamaan dengan peringatan ulang tahun ke-9 Persikmania, julukan suporter fanatik Persik sehingga pihak Panpel membuat kebijakan memotong harga tiket masuk hingga 50 persen.
"Kami mengaku, daya tampung masih kurang. Namun, kami sudah berupaya maksimal untuk penjagaan," kata Bambang.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kediri, AKBP Rastra Gunawan, mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti kejadian yang mengakibatkan seorang Persikmania tersebut tewas. "Kami masih menyelidikinya, apa ada kemungkinan kesengajaan atau tidak," kata Kapolresta.
Lebih lanjut, pihaknya juga akan berupaya menyelidiki identitas Persikmania yang tewas tersebut. Pihaknya berharap, keluarga korban segera melapor jika terdapat anggota keluarganya yang belum pulang.
Sumber. http://id.news.yahoo.com/antr/20100209/tsp-suporter-persik-tewas-terinjak-injak-424bac1.html
keterangan :
kode 1 : penalaran
kode 2 : argumentasi
Minggu, 21 Februari 2010
Konslet, Gajah Mada Plaza Sempat Kebakaran
Konslet, Gajah Mada Plaza Sempat Kebakaran
detikcom - 2 jam 43 menit lalu
Gajah Mada Plaza yang bertempat di Jl Gajah Mada No 19-26 Jakarta Pusat sempat didatangi dilalap api. Beruntung kebakaran yang diakibatkan hubungan arus pendek ini dapat segera diatasi pemadam kebakaran.
(2)."Tadi sempat ada percikan api akibat konslet listrik tapi sudah bisa teratasi," ujar petugas customer service Gajah Mada Plaza yang tak mau disebutkan namanya saat dihubungi detikcom, Minggu (22/2/2010) pukul 13.35 WIB.
(1).Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. "Percikan api dari Di Departemen Store Matahari tapi tidak
begitu besar, (hanya) kebakaran 'kecil'. Tidak ada korban jiwa," katanya.
Pemadam kebakaran Jakarta Pusat sudah menangani kebakaran 'kecil' tersebut. "Sudah datang sekitar 3 mobil pemadam kebakaran. Katanya sudah beres," tuturnya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung Gajah Mada Plaza menyatakan yang terbakar adalah tempat pemanggangan ikan di sebuah restoran di lantai 3. "Sementara sudah aman, sudah dapat diatasi. Api dari dapur," kata Pak Ahmad.
Keterangan :
- (2). Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat argumentasi, karena kalimat tersebut dapat mempengaruhi pendapat orang lain dan belum ada kejelasan dalam kalimatnya
- (1). Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat penalaran karena terdapat kejelasan dan fakta dalam kalmiat tersebut
detikcom - 2 jam 43 menit lalu
Gajah Mada Plaza yang bertempat di Jl Gajah Mada No 19-26 Jakarta Pusat sempat didatangi dilalap api. Beruntung kebakaran yang diakibatkan hubungan arus pendek ini dapat segera diatasi pemadam kebakaran.
(2)."Tadi sempat ada percikan api akibat konslet listrik tapi sudah bisa teratasi," ujar petugas customer service Gajah Mada Plaza yang tak mau disebutkan namanya saat dihubungi detikcom, Minggu (22/2/2010) pukul 13.35 WIB.
(1).Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. "Percikan api dari Di Departemen Store Matahari tapi tidak
begitu besar, (hanya) kebakaran 'kecil'. Tidak ada korban jiwa," katanya.
Pemadam kebakaran Jakarta Pusat sudah menangani kebakaran 'kecil' tersebut. "Sudah datang sekitar 3 mobil pemadam kebakaran. Katanya sudah beres," tuturnya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung Gajah Mada Plaza menyatakan yang terbakar adalah tempat pemanggangan ikan di sebuah restoran di lantai 3. "Sementara sudah aman, sudah dapat diatasi. Api dari dapur," kata Pak Ahmad.
Keterangan :
- (2). Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat argumentasi, karena kalimat tersebut dapat mempengaruhi pendapat orang lain dan belum ada kejelasan dalam kalimatnya
- (1). Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat penalaran karena terdapat kejelasan dan fakta dalam kalmiat tersebut
Jumat, 19 Februari 2010
Menjelaskan Contoh Kalimat Penalaran dan Argumentasi.
Kabel Listrik Hantam Bus, 10 Tewas
Liputan 6 - Minggu, 14 Februari
Liputan6.com, Port Harcourt: Sungguh malang nasib para penumpang sebuah bus di Kota minyak Port Harcourt, Nigeria. Sepuluh orang tewas dan 12 lainnya menderita luka bakar ketika kabel listrik menghantam bus. Diduga, para korban tersengat aliran listrik
(2).Juru kamera dari Associated Press mengatakan, ia melihat sepuluh tubuh hangus dan tak bisa dikenali di rumah sakit setempat. Juru bicara kepolisian River State, Rita Abbey, mengatakan, korban luka dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan intensif.
(1)Sejauh ini, seperti dilansur BBC, polisi belum dapat mengkonfirmasikan junmlah penumpang bus dan penumpang yang selamat.(AP/RST/SHA)
Sumber : http://id.news.yahoo.com/lptn/20100214/twl-kabel-listrik-hantam-bus-10-tewas-ae8c13d.html
Keterangan :
(1).Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat argumentasi, karena kalimat tersebut dapat mempengaruhi pendapat orang lain dan belum ada kejelasan dalam kalimatnya
(2).Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat penalaran karena terdapat kejelasan dan fakta dalam kalmiat tersebut
Liputan 6 - Minggu, 14 Februari
Liputan6.com, Port Harcourt: Sungguh malang nasib para penumpang sebuah bus di Kota minyak Port Harcourt, Nigeria. Sepuluh orang tewas dan 12 lainnya menderita luka bakar ketika kabel listrik menghantam bus. Diduga, para korban tersengat aliran listrik
(2).Juru kamera dari Associated Press mengatakan, ia melihat sepuluh tubuh hangus dan tak bisa dikenali di rumah sakit setempat. Juru bicara kepolisian River State, Rita Abbey, mengatakan, korban luka dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan intensif.
(1)Sejauh ini, seperti dilansur BBC, polisi belum dapat mengkonfirmasikan junmlah penumpang bus dan penumpang yang selamat.(AP/RST/SHA)
Sumber : http://id.news.yahoo.com/lptn/20100214/twl-kabel-listrik-hantam-bus-10-tewas-ae8c13d.html
Keterangan :
(1).Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat argumentasi, karena kalimat tersebut dapat mempengaruhi pendapat orang lain dan belum ada kejelasan dalam kalimatnya
(2).Kalimat yang bercetak tebal merupakan kalimat penalaran karena terdapat kejelasan dan fakta dalam kalmiat tersebut
Langganan:
Postingan (Atom)
